ECR Dalam Perspektif oleh Anak Cerita dari Kelompok Anak di Bogor dan Medan

Istilah Ecological Child Rights (ECR) – hak anak atas keadaan lingkungan (yang sehat  dan aman), sebagai turunan dari hak anak nyaris tidak dikenal di masyarakat di Indonesia. Istilah ini merupakan istilah baru yang menerangkan adanya keterhubungan antara lingkungan tempat anak beraktifitas dengan proses tumbuh kembang anak, dan diperkenalkan pertama kali pada tahun 1999 oleh National Coalition for the Implementation of Children’s Rights di Jerman. Terminologi kata ecological dan environmental sampai saat ini masih digunakan bersama-sama untuk menjelaskan hubungan di atas, namun dalam tulisan ini kata ecological-lah yang digunakan oleh penulis.

Keterhubungan antara perlindungan lingkungan dan hak asasi manusia serta hak generasi yang akan datang sebenarnya bukan merupakan sesuatu yang baru (1). Pada konferensi lingkungan internasional pertama PBB di Stockholm (1972) hal tersebut dinyatakan pada Prinsip I deklarasi final:

“Man has the fundamental right to freedom, equality and adequate conditions of life, in an environment of a quality that permits a life of dignity and well-being, and he bears a solemn responsibility to protect and improve the environment for present and future generations.”

[…]