Festival Pare Gede: Adat sebagai Tonggak Pembangunan Desa

[Lebak, 26 Oktober 2015] Kasepuhan Cirompang menggelar Festival Pare Gede hari Sabtu dan Minggu, 24-25 Oktober 2015 di wilayah kasepuhannya yang secara administratif terletak di wilayah Desa Cirompang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Festival ini diadakan untuk menunjukkan kepada Pemerintah Kabupaten dan publik pada umumnya, bagaimana pengelolaan sumberdaya alam berbasis kearifan lokal telah menjaga Selengkapnya tentangFestival Pare Gede: Adat sebagai Tonggak Pembangunan Desa[…]

Belum Jelas: Pelaksanaan Pengurusan Perhutanan Sosial Pasca UU 23/2014

[Jakarta, 19 Oktober 2015] Hari ini tiga kementerian hadir dalam pembahasan mengenai peluang dan tantangan penerapan UU No.23/2014 terhadap perwujudan perhutanan sosial di Indonesia yang dilakukan di Jakarta pada 19 Oktober 2015. Tiga kementerian ini adalah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang serta Kementerian Dalam Negeri yang memberi pandangan dan penjelasan Selengkapnya tentangBelum Jelas: Pelaksanaan Pengurusan Perhutanan Sosial Pasca UU 23/2014[…]

Festival PARE GEDE: Kembali ke Adat untuk Revitalisasi Gerakan Desa

Dalam upaya memperkenalkan Kasepuhan sebagai masyarakat adat yang telah ratusan tahun menjaga sumberdaya alam lokal melalui kearifan lokal, Kasepuhan Cirompang bersama Pemerintah Desa Cirompang, SABAKI dan dukungan RMI serta Kemitraan, akan mengadakan Festival Pare Gede. Festival ini akan menjadi ajang untuk menunjukkan kepada pemerintah kabupaten dan publik secara umum, bentuk-bentuk pengelolaan sumberdaya hutan oleh Kasepuhan, Selengkapnya tentangFestival PARE GEDE: Kembali ke Adat untuk Revitalisasi Gerakan Desa[…]

Siaran Pers: Inisiasi Pengelolaan Ekowisata Berbasis Masyarakat oleh Anak Muda Lokal di Cigombong

[Bogor, 16 Oktober 2015] Akhir pekan ini (16-18 Oktober 2015), Kelompok Pemuda Ciwaluh Desa Wates Jaya didukung oleh para orang tua mereka yang menjadi petani hutan kebun (agroforestry), meneruskan upaya untuk mewujudkan konsep pengelolaan sumber daya lokal berupa ekowisata berbasis masyarakat yang diawali dengan kegiatan Green Camp. Selain pemuda Ciwaluh dan kampung-kampung di sekitarnya, peserta Selengkapnya tentangSiaran Pers: Inisiasi Pengelolaan Ekowisata Berbasis Masyarakat oleh Anak Muda Lokal di Cigombong[…]

Unpak Melatih Guru PAUD dan Guru SD Kelas Rendah di Caringin Bogor

Unpak – Berawal dari observasi sejumlah mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Progran Studi Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pakuan (Unpak) Bogor terhadap banyaknya anak usia dini yang memilih tidak bersekolah daripada bersekolah di Desa Cigombong, Kecamatan Caringin, Bogor Jawa Barat. Kegiatan ini mendorong para mahasiswa untuk melakukan pelatihan guru Pendidikan Anak Usia Dini Selengkapnya tentangUnpak Melatih Guru PAUD dan Guru SD Kelas Rendah di Caringin Bogor[…]

Pelatihan Implementasi UU Desa di Desa Cirompang dan Jagaraksa

Keberadaan UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa diharapkan dapat mengatasi kesenjangan pembangunan nasional yang selama ini berpusat di kota besar. Upaya mewujudkan hal tersebut tentu perlu diiringi dengan peningkatan kapasitas pemerintah desa dalam membangun desanya, termasuk kemampuan dalam mengelola keuangan yang telah dianggarkan untuk masing-masing desa. Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) dan Yayasan Selengkapnya tentangPelatihan Implementasi UU Desa di Desa Cirompang dan Jagaraksa[…]

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Ruang Belajar Aktif dan Inspiratif

Guru-guru PAUD, SD, dan MI di Desa Pasir Buncir dan Desa Wates Jaya akhir pekan lalu berkumpul dalam kegiatan Pelatihan Guru yang diselenggarakan oleh Yayasan RMI, Relawan4Life, dan FKIP Universitas Pakuan. Pelatihan yang diikuti oleh 30 orang guru tersebut bertempat di MI Tarbiatusshibyan Kampung Lengkong, Desa Pasir Buncir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Selama dua hari Selengkapnya tentangTingkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Ruang Belajar Aktif dan Inspiratif[…]

ATURAN ADAT MENJADI TONGGAK UTAMA PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM KASEPUHAN

 [Lebak, 30 September 2015] Warga Kasepuhan Banten Kidul menyatakan sepakat untuk memantapkan praktek kearifan lokal yang dinaungi dalam adat-budaya Kasepuhan Banten Kidul pada Minggu, 26 September 2015. Pernyataan ini dikeluarkan sebagai salah satu komitmen warga Kasepuhan Banten Kidul di wilayah Kabupaten Lebak menyongsong lahirnya Peraturan Daerah Kasepuhan yang saat ini masuk dalam program legislasi daerah Selengkapnya tentangATURAN ADAT MENJADI TONGGAK UTAMA PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM KASEPUHAN[…]