Short courseShort course

Relawan Lingkungan Untuk Perubahan Sosial

Sejak pendiriannya di tahun 1992, RMI belajar dan bekerja bersama banyak mahasiswa. Melalui berbagai program seperti Pendidikan Lingkungan Hidup, Riset Aksi, Pengorganisasian Masyarakat dan Kampanye-kampanye lingkungan, RMI memandang generasi muda, khususnya mahasiswa, sebagai komponen penting dalam mendukung kerja-kerja sosial dan pengabdian masyarakat. Mahasiswa sebagai agen perubahan, akan memberikan dampak positif yang signifikan apabila peran aktifnya dapat disalurkan melalui berbagai program yang langsung berhubungan dengan masalah sosial dan lingkungan serta terus ditantang untuk belajar dan merefleksikan berbagai pengalaman lapangan menjadi konsep-konsep yang terus berkembang.

Pada tahun 2016 ini, RMI akan mengadakan kursus singkat bagi para (calon) relawan lingkungan, untuk perubahan sosial dan lingkungan.

 

Tujuan

Kursus singkat ini diadakan untuk membangun konsep berpikir terkait pengelolaan sumberdaya alam dan hubungannya dengan generasi muda sebagai agen perubahan sosial. Peserta kursus ini akan dibekali pengetahuan,  wawasan dan jaringan untuk membekali sekaligus meningkatkan kesiapan mereka agar dapat beraktivitas sesuai kapasitas masing-masing, namun tetap berkontribusi pada keadilan lingkungan dan sosial.

 

Siapa yang harus ikut?

Mahasiswa yang memiliki ketertarikan tentang isu lingkungan, isu pembangunan, isu pedesaan, isu kedaulatan pangan, isu ketidakadilan sosial, isu kehutanan, isu tata kota, isu masyarakat adat, isu jender, dll

 

Materi Pelatihan

Etika Lingkungan

Etika lingkungan adalah ilmu dalam filsafat yang mengkaji hubungan moral antara manusia dengan, serta juga nilai dan status moral, lingkungan dan komponen non-manusia. Diskusi tentang perspektif pengelolaan lingkungan yang mengedepankan kepentingan manusia atau mengedepankan kelestarian komponen non-manusia yang ada di alam, akan menjadi bahan diskusi menarik.

Politik Ekologi

Sesi ini akan membahas tentang hubungan antara alam (nature) dengan budaya (culture) yang terbentuk. Pada sesi ini juga akan didiskusikan hubungan antara lingkungan dengan kekuasaan dan modal dan siapa yang paling diuntungkan atas pengelolaan lingkungan atau sumberdaya alam tertentu.

Gender dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam

Perempuan sangat terlibat dalam pengelolaan kebun, sawah, penyediaan air, hingga melestarikan tanaman obat, dsb. Sayangnya perempuan seringkali tidak memiliki peluang untuk menjadi bagian dalam mengambil keputusan terkait sumber penghidupannya. Sesi ini akan membuka cara pandang kita mengenai para pihak yang ada di masyarakat yang merupakan entitas yang heterogen.

Konsep Keberlanjutan dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam

Pengelolaan sumberdaya alam mengharuskan kita untuk memperhatikan faktor keseimbangan antara kondisi sosial-ekonomi-lingkungan. Pembangunan yang menitikberatkan pada satu sisi (misalnya ekonomi) berdampak terhadap terjadinya kerusakan lingkungan dan rusaknya tatanan sosial masyarakat. Pada sesi ini kita juga akan belajar mengenai konsep dasar daya dukung lingkungan.

Gerakan Kerelawanan

Siapa saja dapat terlibat dalam gerakan lingkungan dan sosial. Siapapun kamu, mari berkontribusi demi terciptanya perubahan sosial di lingkungan kita

 

Narasumber

  • Mia Siscawati, Ph.D (Pendiri Yayasan RMI, Ketua Program Studi Kajian Gender Pasca Sarjana Universitas Indonesia)
  • Dr. Suraya Afiff (Direktur Pusat Studi Antropologi Universitas Indonesia)
  • Prisia Nasution (aktris, aktivis sosial)

 

Peserta

Pelatihan ini ditujukan untuk:

  • Mahasiswa/i  aktif
  • Usia 18-22 tahun
  • Aktif di organisasi, dan
  • Memiliki ketertarikan di isu lingkungan dan memiliki motivasi yang kuat untuk berperan sebagai agen perubahan sosial

Seleksi

Untuk dapat mengikuti pelatihan ini, peserta wajib mengisi dan mengembalikan:

  1. Formulir pendaftaran
  2. Menulis esai dengan tema lingkungan. Panjang esai 500 – 800 kata.

 

Formulir

  1. Formulir pendaftaran bisa didapatkan langsung di:
  2. Kantor RMI, Perumahan Bogor Baru Blok C1 no 12A Bogor 16127
  3. Atau diunduh di SINI

 

Batas Waktu

Batas waktu pendaftaran untuk pelatihan adalah 04 Maret 2016 pukul 23.59. Formulir dan esai dikirim ke rmibogor@indo.net.id dengan subjek: [ShortCourse] nama calon peserta

 

Waktu dan Tempat

Pelatihan akan diselenggarakan pada:

Waktu                   : 18-20 Maret 2016

Tempat                 : GG House, Bogor

 

Fasilitas

Panitia akan menyediakan akomodasi dan konsumsi selama pelatihan. Transportasi dari tempat peserta ke lokasi pelatihan atau sebaliknya, ditanggung peserta. Apabila ada training kit atau copy materi dari narasumber, akan diberikan saat pelatihan berlangsung. Panitia akan memberikan sertifikat pelatihan

 

Kontak

Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan dapat ditujukan ke Fahmi 087870908234, fahmi@rmibogor.id.

 

Tentang RMI

RMI adalah sebuah lembaga non-profit yang bergerak di isu lingkungan hidup dan berdiri sejak tahun 1992 di Bogor.  RMI mengedepankan prinsip keadilan dan pelibatan masyarakat adat dan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam lestari, dimana peran perempuan, laki-laki, anak dan kelompok marginal menjadi salah satu fokus dalam program pemberdayaan masyarakat RMI. Wilayah kerja utama RMI meliputi wilayah ekologi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan Taman Nasional Gunung Halimun Salak yang berada di 2 propinsi yaitu Jawa Barat dan Banten.

RMI mengembangkanpengelolaan sumberdayaalam, melaluistudidan program aksi yang berkaitan dengan perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan sumberdaya alam untuk masyarakat, khususnya masyarakat adat dan masyarakat lokal.

Pada masyarakat, pemuda merupakan kelompok yang memiliki potensi sangat besar untuk turut serta melakukan perubahan-perubahan sosial, untuk menuju keadaan yang lebih baik. Namun amat disayangkan bahwa kelompok ini seringkali tidak diwadahi secara tepat sehingga  potensi ini menjadi berbentuk terselubung.

Melihat fenomena ini maka RMI melakukan pendampingan secara khusus pada kelompok-kelompok anak muda di komunitas lokal, dan intensitas pendampingan ditingkatkan sejak tahun 2009. Hasilnya mulai terlihat, ditunjukkan dengan kemandirian beberapa kelompok yang bisa mengelola program-programnya secara mandiri, dan membawa perubahan-perubahan pada lingkungan sekitar.

Visi RMI adalah kedaulatan rakyat, perempuan & laki laki atas tanah dan kekayaan alam untuk mewujudkan sistem penghidupan berkelanjutan.

Sedangkan Misi RMI adalah

  • Memberdayakan kelompok petani, perempuan dan laki laki dalam memperjuangkan hak-hak atas tanah & kekayaan alam untuk penghidupan berkelanjutan
  • Mengawal proses-proses penyusunan kebijakan menuju kebijakan pengelolaan tanah dan kekayaan alam yang berkeadilan dan menjamin penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat miskin, perempuan dan laki-laki
  • Menggalang aksi kolektif untuk mengakui dan menjamin hak-hak rakyat, perempuan dan laki-laki atas tanah dan kekayaan alam
  • Mengembangkan sistem pengelolaan pengetahuan (knowledge management system) melalui proses-proses pembelajaran akseleratif yang mampu melintasi batas batas antara pengetahuan dan aksi

 

 

 

You may also like...