Festival Hutan Adat; Satu Tahun Pengakuan Hutan Masyarakat Adat

Salah satu aspek penting kedaulatan sebuah kelompok masyarakat adalah hak atas sumber penghidupan. Begitu pula bagi masyarakat adat, tanah -dimana salah satu bagiannya berfungsi sebagai hutan- telah menjadi bagian dari cara hidup masyarakat adat secara turun-temurun. Pengembalian wilayah hutan masyarakat adat dari klaim negara telah terbuka sejak  hadirnya  Putusan  Mahkamah  Konstitusi  no.  35  tahun 2012 Selengkapnya tentangFestival Hutan Adat; Satu Tahun Pengakuan Hutan Masyarakat Adat[…]

Festival Ekowisata: Mengangkat Kesenian Lokal dan Ekonomi Kreatif Enam Desa Kawasan di Lombok Timur

Penulis: Ratnasari ( Project Manager MCAI-RMI) Kesenian rudat yang ditampilkan oleh Sanggar Seni Rudat Desa Beririjarak mengawali acara Pembukaan Festival Ekowisata pada tanggal 23 November 2017 di hutan Gawar Gong Desa Beririjarak. Gawar Gong seluas 30,33 ha menjadi salah satu lokasi ekowisata yang dikembangkan dengan konsep Eduforest on Community Based Ecotourism. Lokasi ini masuk dalam Selengkapnya tentangFestival Ekowisata: Mengangkat Kesenian Lokal dan Ekonomi Kreatif Enam Desa Kawasan di Lombok Timur[…]

RMI Mengkuti Regional Workshop CBI 4 di India

Penulis: Indra N Hatasura (Manajer SDM RMI) Regional workshop CBI 4, dengan mengangkat tema “Hak Tanah bagi Perempuan” berlangsung pada tanggal 17-19 November 2017 di Ranchi, sebuah kota di Propinsi Jharkand, India. Demikian disampaikan oleh Manajer SDM RMI, Indra N Hatasura, setelah tiba di Indonesia,Kamis (23/11). “Pada pertemuan tingkat regional ini, Indonesia diwakili oleh 2 Selengkapnya tentangRMI Mengkuti Regional Workshop CBI 4 di India[…]

Garden Yard of the Kasepuhan Karang Indigenous Forest

Author: Novytya A ( Knowledge Management Staff) Translator: Amanda So *** The use of yard was conducted by most of the people of Kapudang, Kasepuhan Karang to plant vegetables and medicinal plants. The practice of land use was done more than five years ago, in an effort to meet the needs of vegetables in the Selengkapnya tentangGarden Yard of the Kasepuhan Karang Indigenous Forest[…]

Menjajaki Skema Dukungan Pembiayaan Hutan Adat Kasepuhan Karang

Penulis: Yosfi Aldi (Manager Knowledge Management) Rimbawan Muda Idonesia (RMI) dan sejumlah pihak berupaya mendorong pembiayaan ekonomi yang tepat dalam rangka mengelola hutan pasca penetapan hutan adat Kasepuhan Karang, Lebak Banten. Salah satunya dengan bantuan pihak perbankan seperti Bank Tabungan Negara (BTN). Hal tersebut mengemuka saat diskusi antara masyarakat hukum adat Kasepuhan Karang, Kementerian Lingkungan Hidup Selengkapnya tentangMenjajaki Skema Dukungan Pembiayaan Hutan Adat Kasepuhan Karang[…]

Program Peduli untuk Pemberdayaan Perempuan Kasepuhan Pasir Eurih

Berawal dari kesulitan memperoleh kebutuhan sayuran sehari-hari, perempuan-perempuan Kasepuhan Pasir Eurih berinisitaif membentuk kelompok tani untuk menanam sayur seperti tomat, cabai dan caisim, buncis dan terong. Hasil pertanian mereka dapat memenuhi pasokan sayur di kampung Pasir Eurih, serta dapat membantu kebutuhan ekonomi keluarga. Perubahan sederhana ini merupakan upaya dan semangat perempuan-perempuan Kasepuhan Pasir Eurih bersama Selengkapnya tentangProgram Peduli untuk Pemberdayaan Perempuan Kasepuhan Pasir Eurih[…]

Glamping At Leuweng Adat: Festival Hutan Adat

Desain poster: Amanda So   Explore Leuweng Kasepuhan Karang, Lebak, Banten dengan menikmati pesona meranti, budaya lokal dan ramah tamah masyarakat adat dalam acara FESTIVAL HUTAN ADAT. Festival ini merupakan acara yang digelar untuk memperingati satu tahun pengembalian wilayah hutan masyarakat adat sejak ditetapkan Putusan Mahkamah Konsitusi No.35 tahun 2012 yang menyangkut konstitusionalitas hutan adat. Selengkapnya tentangGlamping At Leuweng Adat: Festival Hutan Adat[…]

Ecological Child’s Rights: Revisiting the aspect of “safe environment” in the Child’s Rights Convention

  [Prepared for ASEAN People’s Forum 2017. Convergence Space on Life with Dignity. Sub-theme “Promoting a Culture of Solidarity and Resistance: Transformative Human Capacity Development”] Written  by: Mardha Tillah and Wahyubinatara Fernandez So-called-development agenda throughout Southeast Asia has grabbed communities’ land which then impacting children and young people’s lives, especially the ones living in rural Selengkapnya tentangEcological Child’s Rights: Revisiting the aspect of “safe environment” in the Child’s Rights Convention[…]