Siaran Pers ; Menjalin Benang Konstitusi Menuju Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat di Indonesia

Siaran Pers KOALISI MASYARAKAT SIPIL PENGAWAL RUU MASYARAKAT ADAT PEREMPUAN AMAN-JURNAL PEREMPUAN-KALYANAMITRA-DEBTWATCH INDONESIA-KEMITRAAN-LAKPESDAM-KOMNAS PEREMPUAN-AMAN-SAMDHANA INSTITUT-YLBHI-EKNAS WALHI-RIMBAWAN MUDA INDONESIA-SAWIT WATCH-MERDESA INSTITUT-KPA-PPMAN-LULUK ULIYAH-SATUNAMA-KOALISI PEREMPUAN INDONESIA-HUMA __________________________________________________________________________________ Menjalin Benang Konstitusi Menuju Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat di Indonesia Jakarta, 27 Agustus 2018 Amandemen UU 1945 menegaskan pengakuan negara terhadap keberadaan Masyarakat Adat, penegasan tersebut dapat dilihat dari Selengkapnya tentangSiaran Pers ; Menjalin Benang Konstitusi Menuju Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat di Indonesia[…]

MA Baduy dalam Proses Pengajuan IPHPS (Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial)

Jakarta – Rimbawan Muda Indonesia (RMI) mendampingi tujuh orang perwakilan masyarakat adat Baduy untuk bertemu dengan sejumlah petinggi di Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) dan Kantor Staf Presiden (KSP) pada hari Kamis, 16 Agustus lalu. Difasilitasi oleh Staf Komunikasi Setneg Marisa Hamid dan Penasihat Senior Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Chalid Muhammad, masyarakat adat Baduy Selengkapnya tentangMA Baduy dalam Proses Pengajuan IPHPS (Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial)[…]

Cuplikan Seren Taun Kasepuhan Pasir Eurih

Sindanglaya – Kasepuhan adalah suatu komunitas yang dalam kesehariannya menjalankan pola perilaku sosio budaya tradisional yang mengacu pada karakteristik budaya sunda pada abad ke 18. Para leluhur (karuhun) mereka yang membentuk komunitas kasepuhan adalah para pemimpin laskar Kerajaan Padjadjaran yang mundur ke daerah selatan karena kerajaan mereka berhasil dikuasai oleh Kesultanan Banten pada abad ke Selengkapnya tentangCuplikan Seren Taun Kasepuhan Pasir Eurih[…]

Menuju Global Land Forum 2018 “United for Land Rights, Peace, and Justice”

Siaran Pers Panitia Nasional GLF 2018 dan International Land Coalition (ILC) Global Land Forum (GLF) merupakan forum pertanahan global terbesar di dunia. Forum ini dihadiri sedikitnya 900 peserta dari 77 negara yang mewakili organisasi pembangunan internasional, badan badan PBB, lembaga pemerintah, akademisi hingga organisasi masyarakat sipil. Pertemuan GLF diselenggarakan oleh International Land Coalition (ILC) bekerjasama Selengkapnya tentangMenuju Global Land Forum 2018 “United for Land Rights, Peace, and Justice”[…]

RUU MASYARAKAT ADAT: KEBERLANGSUNGAN HIDUP BANGSA INDONESIA KE DEPAN

Jakarta-Lebih dari 15 organisasi masyarakat sipil yang peduli akan isu perempuan, lingkungan, masyarakat adat dan demokrasi berkumpul pada 1 Agustus 2018 di Jakarta untuk urun rembug mengenai substansi Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat (MA). Saat ini, RUU yang diinisiasi oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dan para pendukungnya, masih dalam proses persetujuan di DPR. RUU ini Selengkapnya tentangRUU MASYARAKAT ADAT: KEBERLANGSUNGAN HIDUP BANGSA INDONESIA KE DEPAN[…]