Perubahan Persepsi Kehidupan Generasi Muda Adat Kasepuhan Cibedug

Matahari belum lama beranjak dari peraduannya ketika pemuda berusia 14 tahun melangkahkan kaki keluar rumah menggunakan baju lengan panjang, celana panjang, dan topi yang membuat ia terlihat sama dengan anak seumurannya. Anggapan tersebut sesaat berubah. Ia  membawa pacul dan kaneron (tas yang terbuat dari karung). “Arek ka sawah.” Ingin ke sawah, katanya. Sawah adalah tempat Selengkapnya tentangPerubahan Persepsi Kehidupan Generasi Muda Adat Kasepuhan Cibedug[…]

Serial Diskusi Pengembangan Konsep dan Instrumen Wellbeing

Agenda pembangunan hari ini dibangun atas asumsi bahwa ekonomi merupakan indikator utama wellbeing. Produk Domestik Bruto (PDB) masih banyak digunakan untuk mengukur pertumbuhan dan menunjukkan status/tingkat ekonomi.  Hal tersebut menyebabkan pendekatan yang saat ini populer dilakukan oleh pemerintah Indonesia adalah ekonomi terbuka/liberalisasi di sektor sumber daya alam, di mana investasi merupakan penggerak utamanya. Inilah kunci Selengkapnya tentangSerial Diskusi Pengembangan Konsep dan Instrumen Wellbeing[…]

Masyarakat Adat Kasepuhan Cibarani dan Potensinya

Masyarakat Adat Kasepuhan Cibarani adalah masyarakat adat yang tinggal di wilayah administrasi Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, Lebak, Banten.  Menurut Kepala Desa sekaligus Kepala Adat saat ini, Dulhani, pupuhu atau leluhur Kasepuhan yang pertama adalah Ama Haji Dul Patah. Mereka sudah tinggal di wewengkon (wilayah adat)-nya jauh sebelum zaman kolonial Belanda. Wilayah Adat Kasepuhan Cibarani meliputi Selengkapnya tentangMasyarakat Adat Kasepuhan Cibarani dan Potensinya[…]

Serial Pertama dari Pengembangan Konsep dan Instrumen Wellbeing Definisi Konseptual

Pada hari Selasa, 3 November 2020, RMI-The Indonesian Institute for Forest and Environment, Akar Foundation, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Sajogyo Institute (Sains), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) melakukan diskusi terarah online sebagai bagian dari serial pengembangan konsep dan instrumen terkait wellbeing. Diskusi ini diikuti oleh 19 orang, termasuk narasumber ahli Selengkapnya tentangSerial Pertama dari Pengembangan Konsep dan Instrumen Wellbeing Definisi Konseptual[…]