Jadi dan Menjadi Masyarakat Adat: Suara Anak Muda Adat

“Bagaimana kamu memandang identitasmu sebagai masyarakat adat di masa kini, disaat modernisasi, terutama teknologi informasi dan digitalisasi telah semakin mengubah cara kita berinteraksi dengan lingkungan kita, dan lebih jauh telah mempengaruhi cara kita memandang sesuatu, termasuk kontribusi pada stigma yang melekat pada masyarakat adat dan mereka yang bergantung pada sumber daya alam? ” “Menurutmu apakah Selengkapnya tentangJadi dan Menjadi Masyarakat Adat: Suara Anak Muda Adat[…]

Being and Becoming Indigenous: Voice of Indigenous Youth

“How do you perceive your identity as being indigenous in present days, when modernization, especially information technology and digitalisation have further changed the way we interact with our surroundings, and have further influenced the way we see things, including to contribute to the stigma attached to indigenous communities and those depending on natural resources?” “Do Selengkapnya tentangBeing and Becoming Indigenous: Voice of Indigenous Youth[…]

Hak Ruang Hidup – Yang Terampas, Terpinggirkan, dan Terabaikan

Hubungan antara manusia dan lingkungan tidak bisa dihindarkan, namun perlu juga dipahami, bahwa derajat manusia tidaklah lebih tinggi dari lingkungan disekitarnya, yang kemudian, seolah-olah memperbolehkan manusia memperkosa lingkungan demi keberlangsungan kepuasan manusia yang kemudian justru merampas ruang hidup. Hukum di Indonesia melindungi, menghormati, dan memenuhi hak-hak manusia pada aspek lingkungan, pendidikan, pangan, kesehatan, dan keselamatan. Selengkapnya tentangHak Ruang Hidup – Yang Terampas, Terpinggirkan, dan Terabaikan[…]

Perempuan dan Sumber Daya Alam

Pada 21 April setiap tahunnya, Indonesia memperingati Hari Kartini. Hari besar ini dirayakan bersamaan dengan hari kelahiran seorang pahlawan nasional perempuan bernama R.A. Kartini dari Rembang, Jawa Tengah. Ia dikenal sebagai sosok yang aktif menyuarakan emansipasi kaum perempuan di masa di mana perempuan mengalami represi atas hak, terutama hak untuk mengeyam pendidikan. Kartini kemudian ingin Selengkapnya tentangPerempuan dan Sumber Daya Alam[…]

Menuju Ekonomi Mandiri, Kasepuhan Pasir Eurih Tentukan Produk Unggulan

Menggali potensi lokal menuju kemandirian desa saat ini tengah digalakkan oleh masyarakat adat Kasepuhan Pasir Eurih. Para pemuda, perempuan, dan tokoh masyarakat berkumpul pada hari Rabu, 20 Maret 2019 di Desa Sindanglaya, Kabupaten Lebak, Banten. Masyarakat berdiskusi untuk memusyawarahkan produk unggulan yang bernilai ekonomi, yang bisa menjadi kendaraan mereka dalam mencapai kemandirian ekonomi. Dari 8 Selengkapnya tentangMenuju Ekonomi Mandiri, Kasepuhan Pasir Eurih Tentukan Produk Unggulan[…]

THE ASPIRATION OF KASEPUHAN INDIGENOUS YOUTH IN RIUNGAN SABAKI XI

The presence of Kasepuhan indigenous youth in Riungan Gede (Grand Meeting) hosted by Indigenous People Union of Kasepuhan Banten Kidul (Kesatuan Masyarakat Adat Kasepuhan Banten Kidul—SABAKI) in 2019 was the first time ever happened in the history. It was the first time for Kasepuhan youths to contribute in advocating Kasepuhan indigenous people’s rights in riungan Selengkapnya tentangTHE ASPIRATION OF KASEPUHAN INDIGENOUS YOUTH IN RIUNGAN SABAKI XI[…]

ASPIRASI PEMUDA ADAT KASEPUHAN DALAM RIUNGAN SABAKI XI

Kehadiran generasi muda adat kasepuhan dalam Riungan Gede Kesatuan Masyarakat Adat Kasepuhan Banten Kidul (SABAKI) di tahun 2019 merupakan keterlibatan pemuda adat kasepuhan untuk pertama kalinya. Pasalnya sejak awal dibentuknya riungan SABAKI, baru di tahun ini—riungan kesebelas—kontribusi serta peran vital pemuda adat kasepuhan dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat adat kasepuhan benar-benar diperhitungkan. Bertempat di Desa Citorek, Selengkapnya tentangASPIRASI PEMUDA ADAT KASEPUHAN DALAM RIUNGAN SABAKI XI[…]

“Perempuan” or “Wanita: The Meaning of Struggle Behind a Word

Today, we are celebrating the International Women’s Day (Hari Perempuan Internasional) that is commemorated on the 8th of March on each year. Why is the word ‘perempuan’ is used instead of ‘wanita’ in this commemoration and several other social movements? On a daily basis, the words ‘perempuan’ and ‘wanita’ are often used to replace each Selengkapnya tentang“Perempuan” or “Wanita: The Meaning of Struggle Behind a Word[…]

Perempuan atau Wanita? Makna Perjuangan di Balik Kata

Hari ini, kita menyambut Hari Perempuan Internasional yang diperingati pada 8 Maret setiap tahunnya. Kenapa dalam peringatan ini dan juga dalam berbagai gerakan sosial kata yang digunakan adalah ‘perempuan’ dan bukan ‘wanita’? Dalam keseharian, kata ‘wanita’ dan ‘perempuan’ sering dipakai saling menggantikan dan memiliki pengertian yang relatif sama. Namun dalam gerakan sosial, khususnya perjuangan kesetaraan Selengkapnya tentangPerempuan atau Wanita? Makna Perjuangan di Balik Kata[…]

Seri Diskusi RMI: Isu Gender Sejalan dengan Ajaran Islam

Kuatnya budaya patriarki dan paham keagamaan arus utama menjadi tantangan tersendiri bagi RMI dalam proses-proses pendampingan. Perempuan kerapkali dianggap sebagai kelas dua dan kurang mendapatkan tempat. Peran-peran perempuan dalam hal-hal yang startegis tidak begitu kelihatan. Ketidakadilan gender pun dengan kasat mata ditemukan. Sadar akan kondisi yang dihadapi, RMI menyelenggarakan diskusi internal yang mengangkat tema Islam Selengkapnya tentangSeri Diskusi RMI: Isu Gender Sejalan dengan Ajaran Islam[…]