Glamping At Leuweng Adat: Festival Hutan Adat

Desain poster: Amanda So   Explore Leuweng Kasepuhan Karang, Lebak, Banten dengan menikmati pesona meranti, budaya lokal dan ramah tamah masyarakat adat dalam acara FESTIVAL HUTAN ADAT. Festival ini merupakan acara yang digelar untuk memperingati satu tahun pengembalian wilayah hutan masyarakat adat sejak ditetapkan Putusan Mahkamah Konsitusi No.35 tahun 2012 yang menyangkut konstitusionalitas hutan adat. Selengkapnya tentangGlamping At Leuweng Adat: Festival Hutan Adat[…]

Ekowisata Hutan Adat Kasepuhan Karang

Penulis: Novytya Ariyanti (Staf Knowledge Management RMI) Cepak situ menjadi kawasan ekowisata Kasepuhan Karang, Lebak, Banten. Di mana ekowisata ini yang merupakan salah satu strategi yang dilakukan pemuda adat  dalam menjaga dan mengelola hutan adat. Demikian ditegaskan, Kepala Desa Jagaraksa, Jaro Wahid, (Sabtu, 14/10). “Cepak Situ  ini masuk dalam kawasan hutan titipan,  yang berarti  hutan Selengkapnya tentangEkowisata Hutan Adat Kasepuhan Karang[…]

Kebun Pekarangan Hutan Adat Kasepuhan Karang

Penulis: Novytya Ariyanti (Staf Knowledge management) Pemanfaatan lahan pekarangan dilakukan oleh sebagian besar warga Kapudang, Kasepuhan Karang untuk menaman sayur-sayuran dan tanaman obat-obatan. Praktek pemanfaatan lahan pekarangan dilakukan lebih dari lima tahun yang lalu, dalam upaya memenuhi kebutuhan sayur di kampung. Demikian ditegaskan oleh Ketua RT Kampung Kapudang, Sapiin, di rumahnya (Sabtu, 14/10). Kampung Kapudang Selengkapnya tentangKebun Pekarangan Hutan Adat Kasepuhan Karang[…]

Manfaatkan Kekayaan Alam untuk Pewarna Tenun

Kanekes-Budaya menenun masyarakat Baduy hingga saat ini masih dipertahankan oleh para perempuan di sana, baik tua maupun muda. Penggunaan bahan-bahan pewarna alam pun menjadi bagian dari budaya menenun masyarakat adat yang tinggal di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten ini. Ratusan penenun secara serempak menenun benang-benang dengan pewarna alami pada hari pertama Festival Baduy, Selengkapnya tentangManfaatkan Kekayaan Alam untuk Pewarna Tenun[…]

Kelola Potensi Desa Melalui BUMDes

LEBAK. “Aya mah aya, tapi terus kudu kumaha?” ungkapan tersebut terlontar dari peserta pelatihan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) yang diselenggarakan Kamis (21/7) di Desa Cirompang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak. Digelar secara sederhana di kediaman pribadi Jaro Sarinun, Kepala Desa Cirompang, acara ini dihadiri oleh 46 perwakilan masyarakat dari tiga desa; Cirompang, Sindanglaya, Jagaraksa; Kokolot Selengkapnya tentangKelola Potensi Desa Melalui BUMDes[…]

Kebun Sekolah sebagai Media Pembelajaran Siswa

LEBAK-Para guru sekolah dasar di Desa Cirompang dan Jagaraksa, Kabupaten Lebak, Banten, mengajak anak-anak didik mereka untuk menata pekarangan sekolah menjadi kebun dengan aneka ragam tanaman. Kebun ini juga sebagai media pembelajaran yang dapat terintegrasi dengan mata pelajaran sekolah. “Kebun ini dibuat setelah ada pelatihan tentang integrasi lingkungan hidup. Kami tertantang untuk membuat kebun dan Selengkapnya tentangKebun Sekolah sebagai Media Pembelajaran Siswa[…]

Perda Pengakuan, Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Kasepuhan telah Lahir

Siaran Pers Perda Pengakuan, Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Kasepuhan telah Lahir [Lebak, 19 November 2015] Unsur perempuan Kasepuhan menjadi salah satu pihak yang masuk dalam proses pengambilan keputusan yang diakui oleh Peraturan Daerah Pengakuan, Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat (MHA) Kasepuhan. Hal ini ditetapkan dalam Rapat Paripurna Penetapan Peraturan Daerah oleh Pemerintah Kabupaten Lebak yang Selengkapnya tentangPerda Pengakuan, Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Kasepuhan telah Lahir[…]

Festival PARE GEDE: Kembali ke Adat untuk Revitalisasi Gerakan Desa

Dalam upaya memperkenalkan Kasepuhan sebagai masyarakat adat yang telah ratusan tahun menjaga sumberdaya alam lokal melalui kearifan lokal, Kasepuhan Cirompang bersama Pemerintah Desa Cirompang, SABAKI dan dukungan RMI serta Kemitraan, akan mengadakan Festival Pare Gede. Festival ini akan menjadi ajang untuk menunjukkan kepada pemerintah kabupaten dan publik secara umum, bentuk-bentuk pengelolaan sumberdaya hutan oleh Kasepuhan, Selengkapnya tentangFestival PARE GEDE: Kembali ke Adat untuk Revitalisasi Gerakan Desa[…]

ATURAN ADAT MENJADI TONGGAK UTAMA PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM KASEPUHAN

 [Lebak, 30 September 2015] Warga Kasepuhan Banten Kidul menyatakan sepakat untuk memantapkan praktek kearifan lokal yang dinaungi dalam adat-budaya Kasepuhan Banten Kidul pada Minggu, 26 September 2015. Pernyataan ini dikeluarkan sebagai salah satu komitmen warga Kasepuhan Banten Kidul di wilayah Kabupaten Lebak menyongsong lahirnya Peraturan Daerah Kasepuhan yang saat ini masuk dalam program legislasi daerah Selengkapnya tentangATURAN ADAT MENJADI TONGGAK UTAMA PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM KASEPUHAN[…]