Masyarakat Bojongmanik Serahkan Usulan IPHPS kepada Dirjen PSKL

Lebak, RMI – Difasilitasi oleh Rimbawan Muda Indonesia (RMI) perwakilan Kelompok Tani Hutan Ongkol Beulah (Desa Harjawana) dan perwakilan Kelompok Tani Hutan Bitung Raya (Desa Pasir Bitung) menyerahkan usulan Izin Pemanfaatan Perhutanan Sosial atau IPHPS kepada Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Bambang Supriyanto di lokasi Perhutani, Desa Harjawana, Kecamatan Bojongmanik, Lebak, Banten, Jumat Selengkapnya tentangMasyarakat Bojongmanik Serahkan Usulan IPHPS kepada Dirjen PSKL[…]

Pembelajaran dari Proses Penetapan Hutan Adat di Indonesia

Jakarta, RMI – Selama periode Februari-Juni 2018 RMI melakukan riset tentang Proses Pra dan Pasca Penetapan Hutan Adat di Indonesia bekerjasama dengan Koalisi Hutan Adat. Koalisi Hutan Adat ini terdiri dari HuMa (Jakarta), YMP (Sulteng), Bantaya (Sulteng), AMAN Sulsel, LBBT (Kalbar), dan Qbar (Sumbar). Hasil riset yang didukung oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) Selengkapnya tentangPembelajaran dari Proses Penetapan Hutan Adat di Indonesia[…]

RMI

Penetapan Hutan Adat Butuh Pembenahan Lebih Lanjut

Jakarta, RMI – Tercatat sudah 33 hutan adat yang ditetapkan oleh pemerintah pasca Putusan MK 35/PUU-X/2012 dengan luas 17.243,61 ha yang tersebar di 7 provinsi. Dengan demikian, rata-rata 11 hutan adat yang ditetapkan setiap tahunnya. Sejumlah hambatan masih ditemukan dalam proses penetapan hutan adat baik sebelum maupun setelah penetapan. Hal itu dikemukakan oleh Nia Ramdhaniaty, Selengkapnya tentangPenetapan Hutan Adat Butuh Pembenahan Lebih Lanjut[…]

Menuju Percepatan Hutan Adat yang Berkualitas

Catatan Diseminasi Riset Pra dan Pasca Pengakuan Hutan Adat di Indonesia Jumat (30/11) RMI melangsungkan diseminasi hasil riset mengenai penetapan Hutan Adat kepada para pemangku kepentingan terkait. Riset yang terlaksana atas dukungan Food and Agriculture Organization (FAO) ini telah dilakukan selama setahun terakhir oleh RMI bersama beberapa organisasi anggota Koalisi Hutan Adat yang terdiri dari Selengkapnya tentangMenuju Percepatan Hutan Adat yang Berkualitas[…]

Field Visit Kasepuhan Karang: Exchange Learning on the Struggle of Indigenous Peoples in Obtaining and Managing Customary Forest

LEBAK- Sixteen participants consisting of activists; indigenous young leaders; observers of Indigenous Peoples issues, natural resource management, and environmental justice from 15 countries together with local communities, learn and exchange knowledge as a form of support to the management of customary forests by Kasepuhan Karang in Jagaraksa Village, Lebak Regency, Banten on September 21-23 2018. Selengkapnya tentangField Visit Kasepuhan Karang: Exchange Learning on the Struggle of Indigenous Peoples in Obtaining and Managing Customary Forest[…]

Field Visit Kasepuhan Karang: Pertukaran Pembelajaran mengenai Perjuangan Masyarakat Adat Memperoleh dan Mengelola Hutan Adat

LEBAK- Enam belas peserta yang terdiri dari aktivis; pemimpin muda adat; pemerhati isu masyarakat adat, pengelolaan sumber daya alam, dan keadilan lingkungan dari 15 negara bersama-sama dengan masyarakat lokal, belajar dan saling bertukar pengetahuan mendukung pengelolaan hutan adat oleh Kasepuhan Karang di Desa Jagaraksa, Kabupaten Lebak, Banten pada tanggal 21-23 September 2018. Hutan adat Kasepuhan Selengkapnya tentangField Visit Kasepuhan Karang: Pertukaran Pembelajaran mengenai Perjuangan Masyarakat Adat Memperoleh dan Mengelola Hutan Adat[…]

Menekan Biaya Produksi Melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Alami

Penulis: Novytya Ariyanti (Staff Knowledge Management RMI) Berupaya meminimalisir pengeluaran biaya produksi kebun pekarangan, 20 petani Perempuan Kasepuhan Karang mengikuti pelatihan pembuatan pupuk alami di Kampung Cibangkala, Desa Jagaraksa, Lebak, Banten. Demikian diungkapkan ketua tani kebun pekarangan Perempuan Kasepuhan Karang, Erah, setelah mengikuti pelatihan pembuatan pupuk alami, di rumahnya, Minggu (17/12). “Melalui pelatihan ini berharap Selengkapnya tentangMenekan Biaya Produksi Melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Alami[…]

Festival Hutan Adat Pertama di Indonesia

    Penulis: Yosfi Aldi (Manager Knowledge Management RMI) Novytya Ariyanti (Staff knowledge Management RMI) Jagaraksa– Dalam rangka memperingati satu tahun penetapan hutan adat sejak ditetapkannya 28 Desember 2016 lalu, Rimbawan Muda Indonesia (RMI) bekerja sama dengan Kasepuhan Karang dan Pemerintah Kabupaten Lebak serta didukung oleh Terre des Hommes Germany (TDH), The Asia Foundation, Kemitraan, Selengkapnya tentangFestival Hutan Adat Pertama di Indonesia[…]

FESTIVAL HUTAN ADAT

Festival ini secara khusus akan menggaris-bawahi partisipasi generasi muda dalam pengelolaan hutan adat—untuk secara nyata memastikan terwujudnya jargon keberlanjutan “titipan anak incu” yang harus dimulai sejak hari ini. Pada kesempatan festival ini pula, diskusi tentang perempuan dan pengelolaan sumber daya alam akan dilaksanakan untuk member pemahaman kepada pengambil kebijakan dan masyarakat bahwa keterlibatan perempuan menjadi Selengkapnya tentangFESTIVAL HUTAN ADAT[…]