Mengenali Perubahan Lingkungan, Nilai dan Aturan Adat Kasepuhan Pasir Eurih

Pada Jumat-Minggu, 14-16 Desember 2018 dilaksanakan Sekolah Lapang Hutan Adat (SLHA) Seri 2 di Desa Sindanglaya, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak. Peserta yang terlibat aktif dalam kegiatan ini adalah pemuda, tetua dan perempuan adat Kasepuhan Pasir Eurih. Selama tiga hari; peserta diajak untuk membuat peta partisipatif, perencanaan komunitas maupun mendapatkan beragam materi. Salah satu kegiatan SLHA Selengkapnya tentangMengenali Perubahan Lingkungan, Nilai dan Aturan Adat Kasepuhan Pasir Eurih[…]

Ekowisata Hutan Adat Kasepuhan Karang

Penulis: Novytya Ariyanti (Staf Knowledge Management RMI) Cepak situ menjadi kawasan ekowisata Kasepuhan Karang, Lebak, Banten. Di mana ekowisata ini yang merupakan salah satu strategi yang dilakukan pemuda adat  dalam menjaga dan mengelola hutan adat. Demikian ditegaskan, Kepala Desa Jagaraksa, Jaro Wahid, (Sabtu, 14/10). “Cepak Situ  ini masuk dalam kawasan hutan titipan,  yang berarti  hutan Selengkapnya tentangEkowisata Hutan Adat Kasepuhan Karang[…]

Stand RMI Terbaik Ketiga di Acara PeSoNa

Jakarta- Konsep stand Hutan Adat membawa RMI memperoleh pengharagaan sebagai Stand Terbaik III pada acara PeSoNa yang berlangsung pada 6-8 September 2017. Demikian ditegaskan Koordinator Usaha RMI (Kedai Halimun), Siti Nursolihat, setelah acara penyerahan penghargaan, Jumat (08/9). “Penghargaan ini merupakan hal yang paling membanggakan bagi RMI, karena melalui usaha keras tim, akhirnya bisa membawa pulang Selengkapnya tentangStand RMI Terbaik Ketiga di Acara PeSoNa[…]

Kasepuhan Cirompang Berdaulat Dalam Tata Ruang

LEBAK-“Ari tanah adat ngan sakitu-kituna ari jelema bakal rea ngalobaan”, ucap Rojak Nurhawan (Manajer Pemberdayaan Masyarakat RMI) membuka pertemuan Verifikasi Peta Perencanaan Tata Ruang Kasepuhan Cirompang, Selasa (9/8) lalu. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan pemetaan partisipatif yang telah dilakukan tahun 2008 lalu. Verifikasi peta perencanaan tata ruang ini dimaksudkan untuk memperjelas batas kewilayahan kasepuhan, Selengkapnya tentangKasepuhan Cirompang Berdaulat Dalam Tata Ruang[…]

Kelola Potensi Desa Melalui BUMDes

LEBAK. “Aya mah aya, tapi terus kudu kumaha?” ungkapan tersebut terlontar dari peserta pelatihan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) yang diselenggarakan Kamis (21/7) di Desa Cirompang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak. Digelar secara sederhana di kediaman pribadi Jaro Sarinun, Kepala Desa Cirompang, acara ini dihadiri oleh 46 perwakilan masyarakat dari tiga desa; Cirompang, Sindanglaya, Jagaraksa; Kokolot Selengkapnya tentangKelola Potensi Desa Melalui BUMDes[…]

Kebun Sekolah sebagai Media Pembelajaran Siswa

LEBAK-Para guru sekolah dasar di Desa Cirompang dan Jagaraksa, Kabupaten Lebak, Banten, mengajak anak-anak didik mereka untuk menata pekarangan sekolah menjadi kebun dengan aneka ragam tanaman. Kebun ini juga sebagai media pembelajaran yang dapat terintegrasi dengan mata pelajaran sekolah. “Kebun ini dibuat setelah ada pelatihan tentang integrasi lingkungan hidup. Kami tertantang untuk membuat kebun dan Selengkapnya tentangKebun Sekolah sebagai Media Pembelajaran Siswa[…]

Perda Pengakuan, Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Kasepuhan telah Lahir

Siaran Pers Perda Pengakuan, Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Kasepuhan telah Lahir [Lebak, 19 November 2015] Unsur perempuan Kasepuhan menjadi salah satu pihak yang masuk dalam proses pengambilan keputusan yang diakui oleh Peraturan Daerah Pengakuan, Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat (MHA) Kasepuhan. Hal ini ditetapkan dalam Rapat Paripurna Penetapan Peraturan Daerah oleh Pemerintah Kabupaten Lebak yang Selengkapnya tentangPerda Pengakuan, Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Kasepuhan telah Lahir[…]

Perjuangan 9 tahun: Lahirnya Perda Kasepuhan oleh Pemerintah Kabupaten Lebak

[Lebak, 19 November 2015] Sesudah perjuangan panjang sejak 2006, akhirnya siang nanti Peraturan Daerah (Perda) tentang Kasepuhan akan disahkan pada rapat paripurna penetapan Peraturan Daerah oleh Pemerintah Kabupaten Lebak. Perda ini akan mengakui dan melindungi keberadaan masyarakat hukum adat (MHA) Kasepuhan yang telah mendiami wilayah Kabupaten Lebak sejak abad ke 17. Perda yang diinisiasi oleh DPRD Selengkapnya tentangPerjuangan 9 tahun: Lahirnya Perda Kasepuhan oleh Pemerintah Kabupaten Lebak[…]