‘Negara Hadir’, Respon atas Perusakan Gunung Liman di Hutan Adat Kasepuhan Cibarani

Pada hari Kamis, 27 Mei 2021 ada pemandangan yang berbeda di Masyarakat Adat Kasepuhan Cibarani, Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, Lebak-Banten. Pagi itu kampung yang biasanya sepi cukup ramai dipenuhi orang-orang yang akan melaksanakan proses pemulihan ekosistem di Gunung Liman. Kegiatan ini adalah respon dari viralnya aktivitas tambang ilegal di media sosial, di lokasi yang termasuk Selengkapnya tentang‘Negara Hadir’, Respon atas Perusakan Gunung Liman di Hutan Adat Kasepuhan Cibarani[…]

Perjalanan SK Hutan Adat Empat Kasepuhan

Awal tahun 2021, sebuah pesan di aplikasi WhatsApp diterima RMI dari kawan-kawan Kasepuhan. Beritanya adalah bahwa perwakilan Kasepuhan Cibarani diundang hadir ke Jakarta dua hari lagi, tanggal 6 Januari 2021. Sebuah undangan juga dilampirkan dalam pesan ini, menyusul pesan sebelumnya yang meminta Abah Dulhani, Kepala Desa sekaligus tetua adat Kasepuhan Cibarani untuk hadir di Jakarta. Selengkapnya tentangPerjalanan SK Hutan Adat Empat Kasepuhan[…]

Masyarakat Adat Kasepuhan Cibedug Dalam Menjaga Lingkungan

Masyarakat adat suku Sunda, atau lebih dikenal sebagai masyarakat adat Kasepuhan memiliki kearifan lokal dalam menjaga hutannya. Mereka masih menggantungkan sebagian besar penghidupannya pada hutan dan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan untuk hidup harmonis dengan lingkungan sekitarnya. Hutan dan masyarakat adat Kasepuhan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.  Kasepuhan Cibedug merupakan salah satu Kasepuhan yang terletak di Selengkapnya tentangMasyarakat Adat Kasepuhan Cibedug Dalam Menjaga Lingkungan[…]

Pengusulan Bersama Penetapan Hutan Adat

Jakarta, Senin 05 November 2018. Perwakilan dari 20 Masyarakat Adat, didampingi oleh pemerintah daerah dan lembaga pendamping diterima langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar dalam audiensi dan pengusulan bersama penetapan Hutan Adat. Salah satu komunitas Masyarakat Adat yang turut mengajukan usulan penetapan Hutan Adat mereka adalah masyarakat Kasepuhan Cibarani di Selengkapnya tentangPengusulan Bersama Penetapan Hutan Adat[…]

Field Visit Kasepuhan Karang: Exchange Learning on the Struggle of Indigenous Peoples in Obtaining and Managing Customary Forest

LEBAK- Sixteen participants consisting of activists; indigenous young leaders; observers of Indigenous Peoples issues, natural resource management, and environmental justice from 15 countries together with local communities, learn and exchange knowledge as a form of support to the management of customary forests by Kasepuhan Karang in Jagaraksa Village, Lebak Regency, Banten on September 21-23 2018. Selengkapnya tentangField Visit Kasepuhan Karang: Exchange Learning on the Struggle of Indigenous Peoples in Obtaining and Managing Customary Forest[…]

Field Visit Kasepuhan Karang: Pertukaran Pembelajaran mengenai Perjuangan Masyarakat Adat Memperoleh dan Mengelola Hutan Adat

LEBAK- Enam belas peserta yang terdiri dari aktivis; pemimpin muda adat; pemerhati isu masyarakat adat, pengelolaan sumber daya alam, dan keadilan lingkungan dari 15 negara bersama-sama dengan masyarakat lokal, belajar dan saling bertukar pengetahuan mendukung pengelolaan hutan adat oleh Kasepuhan Karang di Desa Jagaraksa, Kabupaten Lebak, Banten pada tanggal 21-23 September 2018. Hutan adat Kasepuhan Selengkapnya tentangField Visit Kasepuhan Karang: Pertukaran Pembelajaran mengenai Perjuangan Masyarakat Adat Memperoleh dan Mengelola Hutan Adat[…]

Cerita Perubahan “Pemuda Kasepuhan Belajar Budidaya Lele”

Sindanglaya – Lebak, Bukan hanya baris kolot (sesepuh kasepuhan adat), entitas pemuda memainkan peranan penting dalam masyarakat adat Kasepuhan Pasir Eurih. Hal ini dapat kita lihat ketika Kasepuhan melangsungkan ritus atau perayaan adat. Misalnya pada saatacara rajaban (acara pengajian/doa bersama yang dilakukan pada bulan Rajab/Hijriah),untuk meringankan beban biaya dan mensukseskan acara para pemuda menginisiasi peggalangan Selengkapnya tentangCerita Perubahan “Pemuda Kasepuhan Belajar Budidaya Lele”[…]

Ragam Edukasi Tradisional di Festival Hutan Adat

Penulis: Meilinda Amin (Ketua Relawan4life) Editor: Novytya A (Staff Knowledge Mangament RMI) R4L (Relawan4Life) ikut berpartisipasi dalam upaya menghidupkan kembali  ragam edukasi tradisional Kasepuhan dalam perlombaan di Festival Hutan Adat yang diselenggarakan di Cepak Situ, Kasepuhan Karang,Lebak dengan meramaikan acara, Minggu (17/12). R4L merupakan komunitas anak muda yang berfokus pada kegiatan mengenai isu lingkungan dan Selengkapnya tentangRagam Edukasi Tradisional di Festival Hutan Adat[…]

Glamping; Wisata Hutan Adat Kasepuhan Karang

Penulis: Wahyubinatara Fernandez (Staff  Divisi Kampanye RMI) Pengelolaan hutan adat oleh kelompok pemuda adat Kasepuhan Karang mulai memasuki babak baru. Sebagai salah satu bagian dari Festival Hutan Adat pertama yang dilaksanakan di Kasepuhan karang, Desa Jagaraksa, ditawarkan juga paket wisata open trip dan glamping (glamour camping) yang menyasar masyarakat urban perkotaan dan diadakan Jumat hingga Selengkapnya tentangGlamping; Wisata Hutan Adat Kasepuhan Karang[…]

Festival Hutan Adat; Satu Tahun Pengakuan Hutan Masyarakat Adat

Salah satu aspek penting kedaulatan sebuah kelompok masyarakat adalah hak atas sumber penghidupan. Begitu pula bagi masyarakat adat, tanah -dimana salah satu bagiannya berfungsi sebagai hutan- telah menjadi bagian dari cara hidup masyarakat adat secara turun-temurun. Pengembalian wilayah hutan masyarakat adat dari klaim negara telah terbuka sejak  hadirnya  Putusan  Mahkamah  Konstitusi  no.  35  tahun 2012 Selengkapnya tentangFestival Hutan Adat; Satu Tahun Pengakuan Hutan Masyarakat Adat[…]